Setiap kali emosi merentap hati,
dan aku hamburkan kata-kata mengikut hati,
tiba-tiba aku ingat kembali tentang apa yang kamu lakukan untuk aku,
untuk kita,
dan air mata ini akan timbul di pipi,
dan akhinya aku malu sendiri,
maafkan aku, kekasih,
sesunguhnya perempuanmu ini, selalu lupa diri.
Ahad, 2009 November 15
Isnin, 2009 Oktober 19
Langgan:
Catatan (Atom)
